"Menegakkan Integritas, Profesional, Inovasi, Tanggung Jawab dan Keteladanan sebagai Budaya Kerja Kementerian Agama"

Senin, 23 Januari 2012

Sejarah Singkat KUA Kecamatan Wanasalam Kab.Lebak Prov. Banten


     Secara  geografis  Kecamatan Wanasalam terletak pada 06 50’40” - 06 54’40” Lintang Selatan dan 105 52’40”-105 58’40” Bujur Timur, dengan  batas-batas sebagai berikut :  

     Selatan            : Samudera Indonesia 
     Utara              : Kecamatan Banjarsari 
     Timur              :  Kecamatan Malingping 
     Barat              : Kabupaten Pandeglang 

    Wanasalam  merupakan Kecamatan baru yang terbentuk Sejak ditetapkanya Peraturan Daerah Kabupaten Lebak No.3 tahun 2003 tanggal 23 Juni 2003, secara de facto kecamatan Wanasalam merupakan pemekaran dari Kecamatan Malingping. Kecamatan Wanasalam        memiliki luas wilayah 134,29 km2 (sekitar 4,41 persen) dari luas wilayah Kabupaten.  Letak geografis  Kecamatan Wanasalam berada dibagian selatan  Kabupaten  Lebak  dengan  jarak  
tempuh sekitar 98 km, dari Ibukota kabupaten Lebak. Bentuk topografi pada umumnya merupakan dataran  dan  pantai,  yang  dilalui  1  sungai  besar, dan sekitar 8 anak sungai, dengan ketinggian berkisar antara 2 - 62 meter diatas permukaan laut (mdpl).
      Kecamatan Wanasalam pada umumnya beriklim trofis, dan dipengaruhi oleh Angin  Monson (Monson Trade) dan gelombang La Nina atau El  Nino, Pada musim penghujan  (November-Maret)  Cuaca  didominasi oleh  angin  barat  dan  selatan.  Temperatur  di daerah pantai berkisar antara 22 C - 32 C. Tipologi Kecamatan Wanasalam terbagi ke dalam  tiga  bagian  yaitu:  sawah,  ladang  dan  pesisir  pantai. Penduduknya selain bertani juga sebagai nelayan, terutama desa muara yang sebagian besar masyarakatnya mendiami wilayah  pesisir  membentuk dan memiliki kebudayaan yang khas dan ketergantungannya  pada  pemanfaatan  sumber  daya laut dan pesisir. (Sumber BPS Kab. Lebak).
        Dengan terbentuknya pemekaran Kecamatan Wanasalam dari kecamatan Malingping tersebut, maka pemerintah melalui Departemen Agama mengacu kepada KMA No. 39 tahun 2005 tentang pembentukan 144 Kantor Urusan Agama Kecamatan. Kantor Urusan Agama Kecamatan Wanasalam resmi menjadi KUA definitif sejak bulan April 2005. meliputi wilayah 13 Desa dan yang menjabat Kepala KUA yang pertama adalah Bapak. Drs. M. Rusmani terhitung tanggal 01 Juni 2005, dengan kantor mengontrak rumah dengan dibantu oleh tenaga staf PNS Bapak Satori. Pada tahun tersebut ada droping satu orang Penghulu Pertama yaitu Akhmad Khudri, S.Hi.
Kantor Urusan Agama Kecamatan Wanasalam dibangun di atas tanah seluas 150 mdengan luas bangunan 90 m2 . Status tanah Tanah Negara (Tanah Desa Wanasalam) dibangun pada tahun 2006 dengan sumber  anggaran dari APBN yang beralamat di   Jl. Raya Simpang - Binuangeun Km. 11 Kp. Karamat (Blk. Kantor Desa Wanasalam) Ds. Wanasalam Kode Pos 42396. Adapun para Kepala KUA yang pernah menjabat di KUA Kec. Wanasalam yaitu :
1. Drs. M. Rusmani                  01 Juni 2005   -   2007
2. Drs. H. Diding Rafiudin                     2007   -   2012
3. H. Judya Djajadiana, S. Ag               2012  -   sekarang

0 komentar: